Subnetting atau subnetting jaringan adalah teknik membagi satu jaringan IP menjadi beberapa jaringan yang lebih kecil, yang disebut subnet. Dengan membagi jaringan, administrator dapat mengoptimalkan penggunaan alamat IP, meningkatkan keamanan, serta mempermudah manajemen jaringan.
Setiap alamat IP terdiri dari dua bagian utama:
Subnetting menambahkan Subnet Mask untuk memisahkan bagian mana dari alamat yang merupakan network, subnet, dan host.
Subnet mask adalah 32 bit yang berupa rangkaian angka biner. Contoh umum:
255.255.255.0 --> /24
Angka /24 menunjukkan bahwa 24 bit pertama adalah bagian network/subnet, sisanya (8 bit) untuk host.
Misalkan sebuah organisasi mendapatkan blok alamat kelas C: 192.168.1.0/24. Tanpa subnetting, jaringan ini dapat menampung hingga 254 host (2^8 2). Jika organisasi memiliki tiga departemen, masing masing memerlukan jaringan terpisah, mereka dapat melakukan hal berikut:
Departemen A: 50 host, Departemen B: 30 host, Departemen C: 20 host.
Langkah 1 Tentukan ukuran subnet terkecil yang dapat menampung masing masing host:
Langkah 2 Alokasikan blok alamat:
| Subnet | Network | Mask | Jumlah Host Maks. |
|---|---|---|---|
| A | 192.168.1.0 | /26 (255.255.255.192) | 62 |
| B | 192.168.1.64 | /27 (255.255.255.224) | 30 |
| C | 192.168.1.96 | /27 (255.255.255.224) | 30 |
Dengan cara ini, alamat IP dipakai secara efisien dan tiap departemen memiliki broadcast domain terpisah.
Untuk menghindari kesalahan perhitungan, banyak admin memakai kalkulator online atau aplikasi seperti:
ipcalc pada Linux.IPv6 menggunakan konsep yang sama yakni membagi address space, namun karena ruang alamatnya sangat besar (128 bit), biasanya subnetting dilakukan dengan blok /64 atau /48. Contoh:
2001:0db8:85a3::/48 2001:0db8:85a3:0000::/64, 2001:0db8:85a3:0001::/64,
IPv6 juga memperkenalkan stateless address autoconfiguration (SLAAC) yang mengurangi kebutuhan subnetting manual, namun prinsip pembagian jaringan tetap relevan untuk perencanaan.
Subnetting adalah teknik fundamental dalam desain jaringan modern. Dengan memecah satu jaringan menjadi beberapa subnet, organisasi dapat:
Memahami cara menghitung subnet mask, network address, broadcast address, dan rentang host yang dapat dipakai merupakan keterampilan penting bagi setiap profesional TI. Baik Anda bekerja dengan IPv4 klasik maupun IPv6 yang lebih baru, konsep dasar subnetting tetap menjadi dasar yang tidak boleh diabaikan.